Sepak bola adalah kebersamaan
KEBERSAMAAN
DALAM HIDUP
Sepak
bola adalah kebersamaan.
(Sosiolog)
Sepak bola adalah kebersamaan. Begitulah ugkapan
dari seorang Sosiolog. Sepak bola bukanlah permainan individu, tetapi
kebersamaan. Seorang striker yang hebat sekalipun tidak akanpernah menjadi
pemain terbaik jika tidak ada kerjasama dengan timnya. Seorang kiper terbaik
sekalipun tidak akan mampu bertahan jika teman setimnya tidak kompoten dalam
tugasnya. Seorang kiper memang tidak mencetak gol, tapi jika kiper tidak ada,
100 gol akan tercipta digawangmu. Didunia nyata supermen mampu memenangkan
peperangan seorang diri. Didalam lapangan supermen akan takluk dihadapan tim
yang yang bekerja dengan kompak. Saya teringat pertandingan Barcelona ketika
melibas Real Madrid 4-0 di el clasico. Barcelona seperti mitos Poseidon
yang mengendarai tsunami. Sepak bola indah Barcelona sangat menakutkan,
bergulung-gulung menelan kepercayaan diri pemain lawan. Semua ini karena
tradisi pemain Barca yang dermawan ala tiki-tika. Kebersamaan dan kekompakanlah
yang menjadikan sepak bola itu menjadi seni. “saya tidak bisa mengatakan
apakah Neymar, Luis Suarez, dan saya yang begitu baik adalah kunci tim bisa
tampil bagus. Tetapi benar bahwa kami bekersama dalam satu tim”ujar
Messi. Artinya bahwa bukan pencetak gol
yang menjadikan tim anda menang. Tapi kerjasama timlah yang menjadikan hal itu
terjadi. Kebersamaanlah yang menjadikan sebuah tim lebih baik. Kebersamaan
dalam sepak bolalah yang mampu menjadi pemersatu. Karena bola Kristen maupun
Muslim, kulit hitam maupun putih, anak-anak, orang tua, bahkan wanita melupakan
perbedaan yang ada diantara mereka. Semua bersatu dalam harmoni kebersamaan
menikmati permainan sepak bola.
Sebagai manusia yang bertanding dalam sepak bola
kehidupan, kita tidak bisa bermain sendiri. Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita
bukanlah sebuah pulau yang mampu berdiri sendiri. Kodrat manusia adalah
kehidupan bersama, selalu membutuhkan orang lain. Di Afrika, orang berkata,
“seseorang menjadi seseorang melalui orang-orang yang lain”. Dengan kata lain,
sebagai manusia, anda bergantung pada keluarga, teman-teman, komunitas yang
berhubungan dengan anda, juga lingkungan dimana anda hidup. Yang terjadi dalam
kehidupan ini bahwa manusia merasa tidak membutuhkan orang lain. Ada sebuah
puisi karya Fritz Perls;
Aku urusanku dan kamu urusan kamu.
Aku bukan diciptakan untuk memenuhi harapanmu,
Dan kamu bukan untuk harapanku.
Kamu adalah kamu dan aku adalah aku.
Bila suatu waktu kita berpapasan baiklah itu dan
indah.
Bila tidak, tak ada ruginya.
Disini seolah mengumdangkan subjektivisme dengan
prinsip you-you, dan i-i. saya tidak peduli apa urusan kamu. Uruslah urusan
kamu sendiri. Padahal pada dasarnya manusia adalah makluk sosial, yang tidak
bisa terlepas dari orang lain. Hal inilah yang kemudian ditulis oleh Walter
Tubbs untuk membalas puisi Perls, dalam karyanya berjudul “Di Balik Perls”,
Kalau aku hanya mengurus urusanku, dan kamu
mengurus urusanmu,
Kita berdiri dalam bahaya kehilangan diri sendiri
dan kehilangan diri kita.
Aku bukan lahir untuk memenuhi harapanmu;
Tetapi aku ada untuk menguatkanmu sebagai pribadi
yang unik.
Dan menjadi kuat karena kamu.
Kita hanya akan menjadi penuh dalam relasi dengan
yang lain.
Terlepas darimu, aku berkeping.
Kutemukan kamu bukan kebetulan;
Kutemukan karena kumencari, meraihmu diluar
diriku.
Aku tidak menanti apa yang menimpaku, kubuat semua
jadi datang.
Kuawal dari diriku sendiri; tetapi diriku bukan
tujuan akhir:
Kita bersama itulah kucari.
Puisi ini menekankan bahwa kebersamaan itu
merupakan sesuatu yang penting. Dalam kebersamaan, kita dapat menceritakan
berbagai hal yang menjadi duka dan kecemasan, harapan dan kegembiraan, dan kita
bisa saling membantu. Kehadiran orang lain dalam kehidupan kebersamaan kita
merupakan unsur konstitutif kodrat manusia sebagai mahkluk sosial. Kebersamaan
menjadikan hal-hal sepele terasa sangat menggembirakan.
Supaya kebersaman kita dalam sepak bola kehidupan
ini berjalan dengan baik maka kita perlu mengutamakan prinsip-prinsip berikut;
1.
Prinsip keunikan
Prinsip ini mau menegaskan bahwa setiap orang itu unik yang
hadir dengan cara dan keunggulannya sendiri. Keunikan ini yang menjadikan
kebersamaan itu indah. Seperti dalam sepak bola bahwa setiap orang itu memiliki
keunikan dan peran yang berbeda satu dengan yang lainnya. ada yang sebagai
kiper, ada yang striker dan lainnya. setiap orang memiliki kelebihan dan
kekurangan sendiri. Kita hanya perlu menghormati keunikannya. “Aku merasa tak
perlu membicarakan keburukan orang lain. Aku lebih suka menghormati orang
lain”(Lionel Messi).
2.
Prinsip saling mendukung
Saling mendukung merupakan hal yang sangat penting dalam
sepak bola kehidupan. Sebuah tim akan mencapai kebahagiaan dan kemenangan
ketika adanya komitmen bersama untuk saling mendukung dan meneguhkan. Bukan
ketika menang, kamu adalah timku, saat kalah kamu bukanlah timku. Benar apa
yang dikatakan pelatih Dortmund pada tahun 1997-1998 bahwa jika kamu menang,
kamu adalah dewa. Jika kamu kalah, kamu adalah ketiadaan belaka. Ini merupakan
sindiran bagi mereka yang hanya mendukung sesamanya saat menang. Dukungan
terhadapa sesama dalam tim dalam tindakan memuji, menghibur, menguatkan hati,
memberi masukan, dan sebagainya.
3.
Prinsip timbal-balik
Prinsip ini akan membuat kebersamaan indah mempesona. Indah,
karena di dalamnya akan ada usaha saling berbagi, saling melengkapi dan mengisi
kekurangan yang ada. Memesona, karena kebersamaan akan memperkaya kehidupan.
4.
Prinsip kebebasan
Prinsip ini menegaskan bahwa dalam kebersamaan tidak boleh
memaksakan kehendak tetapi perlu menghargai apa yang menjadi kebebasan orang
lain. Dalam kebebasan orang akan mengembangkan dirinya dan sama-sama berjuang
demi kemenangan pertandingan sepak bola kehidupan bersama.
5.
Prinsip saling percaya
Sepak bola memberi keprcayaan, bahwa kita dapat menjalankan
segalanya.
☺ππππ
BalasHapus