TIKI TAKA ITU SENI DALAM KEHIDUPAN
TIKI TAKA ITU SENI DALAM KEHIDUPAN
Oris Banase
Barcelona pada era Pep Guardiola telah mencapai puncak permainan yang
luar biasa. Dimana sepak bola bukan lagi sekedar menendang bola, adu otot dan
tenaga, tetapi kita melihat sepak bola itu menjadi seni. Seolah sepak bola itu
bermetamorfosis menjadi puisi. Karena disini kita melihat keindahan dan
kandungan makna kehidupan sesama manusia. Penulis Hanning Mankell pernah
mengatakan bahwa seni (sastra) dan sepak bola berurusan dengan hal sama, yakni
konflik, kontradiksi, dan solusi. “sastrawan dan pemain sepak bola harus
membuatnya menarik agar bisa dinikmati,” ungkapnya. Kiranya ini yang telah
dilakukan Pep terhadap semua pemain Barcelona. Dia memahami dengan baik pikiran
Haning itu. Dalam sentuhan Pep Guardiola sepak bola kembali ke inti filosofi
yang sejati. Dengan adanya pemain-pemain top dunia semakin menambahkan seni
dalam permainan sepak bola. Segala pemain melepaskan diri dari ego tanpa harus
menunjukan skil individu. Dengan adanya sentuhan Pep, sepak bola Barcelona
menjadi semacam sebuah mahakarya seni.
Hidup itu juga adalah seni. Segala yang kita lewati dalam hidup itu
memiliki arti. Layaknya sepak bola Tiki-taka Barcelona akan selalu memperindah
permainan sepak bola kehidupan kita. Ada saat dimana kita mengalami hal baik
dan buruk dalam kehidupan. ada saat dimana kita merasakan hidup itu sangat
membahagiakan, namun ada saat kita merasakan hidup itu penuh kesulitan yang tak
mampu dilewati. Semua yang terjadi ini merupakan bagaimana cara kita
memandangnya. Jika dipandang dari sebagai hal yang positif, segala hal buruk
dan sulit pun terlihat indah.
Namun sayang, acap kali sebagian orang melihat hidupnya tanpa makna
apalagi hidup itu seni. Alangkah indahnya kita sadari bahwa setiap kita diberikan
kesempatan yang sama oleh Sang Pencipta, setiap hidup adalah indah karena
setiap seni adalah indah. Kita tidak perlu membandingkan hidup dengan orang
lain. Tetapi lihatlah hidup kita sendiri sebagai seni yang harus dinikmati.
Jangan kita melihat dan berpikir di sebelah sana lebih baik, seni, dan
membahagiakan. Tetapi pernahkah kita berpikir bahwa mereka yang disebelah sana
melihat kita yang disebelah sini lebih baik hidupnya dan lebih seni hidupnya.
Seni hidup itu bukan terletak disebelah sana melainkan disini, di dalam hatimu.
Kita memnag berbeda satu dengan yang lain dan seni memang berbeda tetapi semua
memiliki makna. Tanpa kita sadari hidup kita sendiri memberi sentuhan seni
untuk hidup orang lain yang ada disekitar kita.
Hidup itu seni dan kehidupan itu sendiri perlu seni. Setiap manusia
sejak dilahirkan sudah dianugeri bakat dan talenta yang berbeda-beda oleh
Tuhan. Hendaklah segalanya itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hidup
akan menjadi seni ketika kita mampu menciptakan kehidupan yang penuh warna
dengan segala bakat dan talenta kita. Supaya orang lain dan diri kita bisa
merasakannya. Kita perlu berkreasi dan berinovasi. Ketika kita dapat
mengoptimalkan daya kreatifitasnya, maka akan tercipta banyak karya seni dengan
berbagai bentuk. Inilah seni hidup. Mulai dari bangun pagi dalam keseharian
kita telah perlu melakukan aktifitas seni yang penuh makna bagi diri sendiri
dan orang lain. “sepak bola adalah hidup saya. Dengan sepak bola, saya
menjalankan hidup saya dan menjadi kreatif seperti seorang disigner” (Andreas
Moller, Dortmund).
Keren"👏
BalasHapus